tempochannel.com

Menyusuri Jejak Tiongkok Di Tangerang

30 Januari 2017
02:53:15 WIB

Hanya Rp 75 ribu kalian sudah bisa berwisata sejarah di kawasan Pasar Lama Kota Tangerang. Ke mana saja dengan uang Rp 75 ribu? Saksikan video yang satu ini.

Menyambut libur tahun baru Imlek 2568, On Vacation mengajak Anda untuk menelusuri jejak sejarah Tiongkok, di kota benteng,Tangerang. Selamat datang di kawasan Pasar Lama, kota Tangerang. Akses transportasi yang cepat menuju Tangerang, tiada lain tiada bukan, kereta listrik alias commuter line. Perjalan dimulai dari Stasiun Tanah Abang. Lalu transit di Stasiun Duri. Dari Stasiun Duri kita akan melewati sepuluh stasiun, hingga berakhir di Stasiun Tangerang. Setelah sampai di Stasiun Tangerang, kta akan menyusuri kawasan Pasar Lama. Tempat ini dikenal sebagai kawasan Pecinan, Tangerang. Dari Stasiun Tangerang, kita bisa gunakan becak, biar bisa sekalian menyaksikan geliat kota Tangerang. Perjalanan memakan waktu kurang lebih dua puluh menit. Kata banyak orang, nih, kalau ke Pasar Lama wajib mampir ke warung nasi uduk dan ketupat sayur Encim Sukaria. Menu andalannya sudah pasti nasi uduk dan ketupat sayur. Setelah perut terisi, saatnya kita jalan. Rute pertama, kita mengunjungi kelenteng yang sudah berusia tiga ratus tahun lebih, yakni Kelenteng Boen Tek Bio. Letaknya di tengah kawasan Pasar Lama. Dari Nasi Uduk Encim Sukaria, kita cukup berjalan kaki sekitar sepuluh menit. Di belakang Kelenteng Boen Tek Bio berdiri Vihara Padumuttara yang cukup besar. Lalu, tak jauh dari kelenteng, terdapat Masjid Jami Kali Pasir yang desain kubahnya bermotif ornamen Cina. Konon masjid ini merupakan masjid peninggalan Kerajaan Padjajaran. Seperti tempat ibadahnya yang berdampingan, warga di sini pun hidup damai berdampingan. Kita lanjutkan penelusuran kita menuju museum benteng heritage. Cukup jalan kaki dari Kelenteng Boen Tek Bio. Kurang dari lima menit waktu tempuhnya. Setelah itu, perjalanan kita lanjutkan, menuju Sungai Cisadane. Sungai Cisadane ini merupakan saksi sejarah perlawanan kesultanan Banten, melawan Belanda. Penjajah membangun benteng di pinggiran Sungai Cisadane. Perjalanan kita berakhir di Sungai Cisadane. Benar-benar perjalanan yang menyenangkan dan seru. Sampai jumpa di lokasi wisata lainnya, di Provinsi Banten.

Latest Video